Kamis, 29 Maret 2018

Putri Agustina Menakhodai Rayon Mahbub Djunaidi Universitas Bojonegoro Periode 2018/2019

 
          Sahabati putri agustina pimpin rayon mahbub djunaidi selama satu periode kedepan 2018/2019. Sebuah hasil tertinggi yang dicapai oleh sahabati putri agustina selama berproses di PMII Universitas Bojonegoro.
            Menilik sekilas perjalanan ketua rayon mahbub djunaidi yang baru terpilih, sahabati putri agustina tergolong di angkatan mapaba 2016 yang di adakan oleh komisariat PMII Universitas bojonegoro yang bertempat di balai desa kali rejo Kab Bojonegoro.

            Setelah berbagai proses ia lalui dari RTL ke RTL dan dari diskusi Rabuan ke rabu lagi semua kegiatan komisariat hampir semua ia ikuti termasuk kegiatan FMAD (Fun Movement Adventure Day) 11/03/17 di pantai Sowan kab Tuban, Yang di gagas pengurus Komisariat guna mempersatukan kader-kader PMII Universitas Bojonegoro yang nantinya jadi cikal bakal deklarasi Rayon di lingkup PMII Universitas Bojonegoro.
            Selepas kegiatan FMAD tersebut kira-kira dua minnggu selepas Pulang dari pantai sowan tepatnya tanggal 30/03/2017 Rapat Istimewa di gelar di dua ruang berbeda fakultas ekonomi. Muncullah nama Rayon Mahbub Djunaidi yang menaungi kaderisasi di lingkup Fakultas Ekonomi dan Fakultas Teknik. Dan Rayon Ki Hajar Dewantara yang menaungi kaderisasi di lingkup Fakultas Pertanian, Fakultas Hukum dan Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik. Di Rayon Mahbub Djunaidi terpilihlah saat itu sahabat Heri Siswanto untuk menahkodahi rayon persiapan mahbub djunaidi Universitas Bojonegoro dan sahabat Alimur Rasyidin terpilih jadi ketua rayon persiapan Ki Hajar Dewantara.
            Deklarasi Rayon persiapan di lakukan di gedung mayor sogo Universitas Bojonegoro tepatnya tanggal 10 Mei 2017 Rayon Persiapan Mahbub Djunaidi dan Rayon Persiapan Ki Hajar Dewantara telah Resmi di deklarasikan dan Pelantikannya dibacakan langsung oleh Ketua Umum Ahmad Syahid PC PMII Bojonegoro periode 2016/2017.

            Sampai pada akhirnya sahabati putri agustina mengikuti PKD (Pelatihan Kader Dasar) yang di selenggarakan oleh PK PMII Universitas Bojonegoro. Di balai desa Pandan Wangi Kec. Soko Kab. Tuban. Dan Berbagai RTL PKD pun ia ikuti sampai akhirnya Terpilih Jadi ketua Rayon definitif Mahbub Djunaidi Universitas Bojonegoro Periode 2018/2019.

RTAR I (Rapat Tahunan Anggota Rayon) Mahbub Djunaidi

         
  RTAR I (Rapat Tahunan Anggota Rayon) Mahbub djunaidi universitas bojonegoro minggu, (25/03/18) di gelar di balai desa bakalan kec. Kapas kab. Bojonegoro. RTAR I ini adalah yang pertama kalinya di laksanakan oleh rayon mahbub djunaidi
            Sidang pleno I di mulai pukul 09:00 wib, dan diikuti oleh 22 peserta dan 5 peninjau dari rayon ki hajar dewantara dan PK PMII Unigoro, dari sidang-sidang tersebut nantinya akan muncul sebuah gagasan atau ide-ide dari sahabat/i untuk kepengurusan rayon mahbub djunaidi periode 2018/2019.


           Dilanjutkan Sidang pleno II yaitu pembacaan LPJ Pengurus Rayon Mahbub Djunaidi periode 2017/2018 dan pandangan-pandangan umum oleh peserta sidang. Menurut m so’imun “rayon mahbub djunaidi keseluruhan sudah bagus namun yang perlu dibenahi kedepan ialah cara pendampingan kaderisasi karena yang selama ini dilakukan kurang efektif, perlu inovasi-invasi lagi kedepan agar anggota merasa nyaman di PMII” ungkapnya.,
  

          Di pembahasaan sidang komisi-komisi peserta sidang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu komisi A (internal) Komisi B (Eksternal) untuk merumuskan mau dibawa kemana rayon satu tahun kedepan, setelah kedua komisi selesai menelurkan buah pikirannya maka di bentuklah komisi C yaitu setengah dari masing-masing komisi yang bertugas membuat pokok-pokok rekomendasi untuk kepengurusan rayon mahbub djunaidi 2018/2019.
   

         Di sidang pleno akhir ialah penetapan calon ketua rayon mahbub djunaidi 2018/2019 setelah melakukan penjaringan calon ketua rayon dari peserta sidang mengerucutlah dua nama yaitu sahabat so’imun dan sahabati putri agustina yang masing-masing duduk di semester 4 untuk memperebutkan 22 suara peserta sidang.
  
          Penyampaian visi-misi calon di mulai dari sahabati putri agustina mengungkapkan “menjadikan gerakan rayon mahbub djunaidi yang lebih masif dan memiliki jiwa militansi terhadap pergerakan mahasiswa islam indonesia, serta membuat wadah sesuai dengan skill anggota rayon mahbub djunaidi”.
            Visi-misi kedua di sampaikan oleh sahabat so’imun menyampaikan “mohon ma’af dulu sebelumnya apabila saya terpilih nanti mungkin akan vakum satu atau dua bulan karena saya masih ada tanggungan kerja, ya nanti akan saya tinggal kerjaan saya pelan-pelan dan fokus di rayon, bila saya terpilih menjadi ketua rayon maka saya akan memperbaiki sistem kaderisasi rayon mahbub djunaidi agar anggota nantinya merasa nyaman di PMII”.
     



       Setelah melalui beberapa tahapan sampailah pada tahap pemilihan, pemilihan dilakukan dengan cara tertutup dan adil, pembacaan surat suara dimulai dengan saksi 2 pengurus demisioner, saling kejar mengejar suara pun tak terelakkan hingga 10 : 10 suara sah dan 1 tidak sah dan masih menyisakan 1 suara yang belum di buka semua sahabat/i yanng berada di forum dibuat deg-degan dan tegang apalagi kedua calon saling harap-harap cemas setelah surat suara di buka dengan pelan, pelan dan pelan dan suara cengukan di leher mulai terdengar seakan-akan keras, semua mata memandang tajam tertuju di satu titik dimana surat suara itu menentukan siapa yang akan menahkodahi rayon mahbub djunaidi kedepan, secara perlahan surat suara itu di bacakan dengan lantang dan jelas tertuju satu nama yaitu “Putri Agustina” sorak sorai dan ketok palu sidang pun mengakhiri jalannya sidang RTAR.
    

        Tangis haru pun tak terelakkan dan aroma kekecewaan pun juga menyelimuti ruangan sidang seakan-akan melengkapi suasana yang telah terjadi. Sambutan dari ketua rayon terpilih sahabati putri pun tidak lupa berterima kasih kepada sahabat/i yang telah mempercayainya memimpin rayon mahbub djunaidi periode 2018/2019 semoga kedepannya rayon mahbub djunaidi lebih progresif dalam pengawalan kaderisasi dan dalam hal apapun.

Selasa, 27 Maret 2018

Pelatihan leadership Rayon Mahbub Djunaidi 2017/2018

Pengurus Rayon persiapan mahbub djunaidi melaksanakan kegiatan pelatihan leadership dan di rangkai dengan kegiatan RTAR (Rapat tahunan anggota rayon) yang pertama, dilaksanakan di balai desa bakalan kecamatan Kapas (24-25/03/18), dimana Pelatihan non formal dan RTAR I ini adalah syarat wajib agar kepengurusan rayon mahbub djunaidi yang masih persiapan ini dapat menjadi definitif di periode selanjutnya.
            Di kegiatan pelatihan leadership ini diikuti oleh 15 peserta yang berasal dari internal rayon mahbub djunaidi sendiri. Menurut ketua rayon mahbub djunaidi periode 2017/2018 (Herry Siswanto) ia mengungkapkan “dimana pelatihan leadership ini diharapkan para peserta dapat menjadi penerus perjuangan sahabat/i, sehingga muncul sosok pemimpin di ranah rayon mahbub djunaidi khususnya dan lebih umum lagi dapat menjadi sosok pemimpin di indonesia”.





            Menilik dari tema kegiatan yaitu “Veni, Vidi, Vici” yang berasal dr bahasa latin yang berarti “kami datang, kami lihat, kami menang/menaklukkan”, dengan tema tersebut seakan memberi tahu kepada seluruh peserta kegiatan maupun pengurus serta tamu undangan “bahwa untuk menjadi seorang pemimpin terdapat 3 point yang harus di lewati yaitu datang, lihat, dan menaklukkan” ungkap Yon Herry.

            Menurut ketua komiariat PMII Unigoro sahabat arif sudaji mengungkapkan “pelatihan leadership ini adalah sebuah bekal yang sangat di butuhkan oleh sahabat/i, karena medan pertempuran yang sesungguhnya berada di intra dan ekstra kampus, bagaimana sahabat/i dapat mengimplementasikan dengan baik, yang mana nantinya estafet kepemimpinan di intra maupun ekstra dapat diteruskan dan ditingkatkan lagi kedepannya”.